Inilah Lima Jenis Serangga yang Sangat Berguna di Lingkungan

Inilah Lima Jenis Serangga yang Sangat Berguna di Lingkungan

Inilah Lima Jenis Serangga yang Sangat Berguna di Lingkungan – Serangga adalah salah satu kelas avertebrata di dalam filum arthropoda yang memiliki exoskeleton berkitin, bagian tubuhnya terbagi menjadi tiga bagian, yaitu kepala, thorax, dan abdomen. Kebanyakan orang bukanlah penggemar serangga. Bahkan, serangga sering dianggap sebagai hewan pengganggu yang keberadaannya tidak diinginkan.

Namun, meskipun ada banyak serangga yang patut ditakuti, ada juga serangga yang sangat berguna bagi lingkungan. Serangga termasuk salah satu kelompok hewan yang paling beragam, mencakup lebih dari satu juta spesies dan menggambarkan lebih dari setengah organisme hidup yang telah diketahui.

Ya, beberapa serangga memiliki peran penting bagi lingkungan karena memakan hama, memperbaiki tanah, atau menyerbuki tanaman yang penting bagi lingkungan. Di bawah ini telah dirangkum dari lamanĀ Daftar Poker777 dan Sciencing beberapa serangga yang bermanfaat bagi lingkungan.

1. Kumbang tanah
Tak Selalu Merugikan, 5 Jenis Serangga Ini Bermanfaat bagi Lingkungan

Kumbang tanah adalah keluarga besar kumbang kosmopolitan, Carabidae, dengan lebih dari 40.000 spesies di seluruh dunia, sekitar 2.000 di antaranya ditemukan di Amerika Utara dan 2.700 di Eropa.

Jadi, kumbang tanah bisa menjadi predator yang bagus untuk mengendalikan hama yang merugikan kebun. Tanam tanaman keras di antara tanaman kebun untuk habitat yang stabil, atau semanggi putih sebagai penutup tanah di kebun.

2. Kepik
Tak Selalu Merugikan, 5 Jenis Serangga Ini Bermanfaat bagi Lingkungan

Hemiptera adalah ordo dari serangga yang juga dikenal sebagai kepik sejati (walaupun beberapa anggota Hemiptera bukanlah kepik sejati). Hemiptera terdiri dari 80.000 spesies serangga seperti tonggeret, kutu daun, anggang-anggang, walang sangit, serangga sisik dan lain-lain.

Jangan pernah mengusir kepik dari kebunmu karena selain penampilannya yang lucu, kepik juga bagus untuk taman karena mereka memakan kutu daun, lalat putih, dan serangga lain yang merusak tanaman. Faktanya, kepik bisa memakan hingga 5 ribu kutu daun selama hidupnya.

3. Lacewing
Tak Selalu Merugikan, 5 Jenis Serangga Ini Bermanfaat bagi Lingkungan

Neuroptera adalah salah satu ordo serangga tertua yang bermetamorfosis sempurna. Ordo ini terdiri atas 6000 spesies di dalam 17 familia dan tersebar di berbagai habitat di dunia. Lacewing dapat memakan hama baik ketika lacewing masih berupa larva maupun setelah dewasa.

Induk lacewing akan bertelur di antara larva lalat putih dan koloni kutu, dan larva lacewing mulai memakan hama ini sejak lahir. Mereka adalah pemangsa yang agresif, tetapi jika kamu ingin membantu mereka, penting untuk menjauhkan semut dari kebun karena semut memakan telur lacewing.

4. Lebah
Tak Selalu Merugikan, 5 Jenis Serangga Ini Bermanfaat bagi Lingkungan

Lebah merupakan sekelompok besar serangga yang dikenal karena hidupnya berkelompok meskipun sebenarnya tidak semua lebah bersifat demikian. Semua lebah masuk dalam suku atau familia Apoidae (ordo Hymenoptera: serangga bersayap selaput). Lebah membantu produksi tanaman dengan menyerbuki tanaman, seperti apel, cranberry, blueberry, ceri, melon, kacang almond, dan brokoli.

Saat mencari nektar, lebah berpindah dari satu tanaman ke tanaman lain sambil menyebarkan serbuk sari yang terkumpul di kaki dan tubuh berbulu mereka. Selain bermanfaat untuk menyediakan pangan nabati bagi manusia, lebah juga menghasilkan madu yang memiliki banyak manfaat kesehatan.

5. Capung
Tak Selalu Merugikan, 5 Jenis Serangga Ini Bermanfaat bagi Lingkungan

Capung atau sibar-sibar dan Capung Jarum adalah kelompok serangga yang tergolong ke dalam bangsa Odonata. Kedua macam serangga ini jarang berada jauh-jauh dari air, tempat mereka bertelur dan menghabiskan masa pra-dewasa anak-anaknya. Mereka juga memakan larva hama ini, sehingga dapat menghentikan mereka sebelum menyebabkan kerusakan.

Capung juga sama sekali tidak mengancam. Sejak fase nimfa hingga dewasa, capung memberikan manfaat bagi lingkungan. Capung bertelur di dalam atau di dekat air, dan setelah menetas, nimfa capung akan memakan organisme air yang berbahaya, seperti jentik nyamuk. Begitu pula saat dewasa, mereka akan terus memberikan kontribusi bagi lingkungan.

Meskipun tampaknya kecil dan kadang dianggap mengganggu, tapi ternyata beberapa serangga memiliki manfaat besar bagi lingkungan. Untuk itu, kita patut menjaga agar jangan sampai serangga ini punah.