Berikut Inilah Fungsi Penting yang ada Pada Kumis Kucing

Berikut Inilah Fungsi Penting yang ada Pada Kumis Kucing

Berikut Inilah Fungsi Penting yang ada Pada Kumis Kucing – Kucing disebut juga kucing domestik atau kucing rumah (nama ilmiah: Felis silvestris catus atau Felis catus) adalah sejenis mamalia karnivora dari keluarga Felidae. Kata “kucing” biasanya merujuk kepada “kucing” yang telah dijinakkan, tetapi bisa juga merujuk kepada “kucing besar” seperti singa dan harimau. Kucing adalah mamalia kecil yang banyak dijadikan hewan peliharaan. Wajah yang lucu dan tingkah yang menggemaskan menjadikan kucing sebagai penghilang penat yang efektif.

Kucing telah berbaur dengan kehidupan manusia paling tidak sejak 6.000 tahun SM, dari kerangka kucing di Pulau Siprus. Namun, pernahkah kamu memerhatikan kumis di wajah kucing? Kumis atau whisker adalah bagian yang penting dari anatomi tubuh kucing. 

Saat ini, kucing adalah salah satu hewan peliharaan terpopuler di dunia. Kucing yang garis keturunannya tercatat secara resmi sebagai kucing trah atau galur murni (pure breed), seperti persia, siam, manx, dan sphinx. Bukan hanya sebagai penghias wajah yang membuat kucingmu terlihat lucu, tetapi fungsi kumis lebih daripada itu. Dirangkum dari poker88 asia live chat Penasaran apa saja yang bisa dilakukan oleh kumis kucing? Yuk simak informasi berikut!

1. Fungsi sensoris
Tidak Boleh Dipotong, Ini 6 Fungsi Penting Kumis pada Kucing

Kucing adalah hewan karnivor dan tentunya berburu adalah salah satu keahliannya. Meskipun memiliki indra penciuman dan pendengaran yang kuat, Fungsi saraf sensorik adalah menerima rangsangan dari luar tubuh untuk disampaikan ke otak. Hal ini memungkinkan otak untuk memberi respons yang sesuai terhadap rangsangan yang diberikan.r untuk sentuhan. Fungsi ini mirip dengan ujung jari manusia.

2. Alat ukur yang canggih
Tidak Boleh Dipotong, Ini 6 Fungsi Penting Kumis pada Kucing

Penasaran mengapa kucing selalu memasukkan kepala dan melihat-lihat dahulu sebelum memasuki ruang sempit? Itu karena kucing sedang berusaha mengukur lebar ruang dengan kumisnya.

Bagian tubuh itu berfungsi untuk mengukur sebuah ruang. Dilansir Purina, rentang lebar kumis dari kedua sisi menggambarkan lebar tubuh kucing. Dengan begitu, mereka akan mengetahui apakah tubuhnya muat masuk ke dalam ruang tersebut atau tidak. Tentunya fungsi mengukur lebar tersebut tidak berlaku untuk kucing yang obesitas, ya.

3. Membantu navigasi dalam gelap
Tidak Boleh Dipotong, Ini 6 Fungsi Penting Kumis pada Kucing

Selain karena mata kucing memiliki kemampuan melihat dalam kondisi minim cahaya, alasan mengapa kucing sangat lancar untuk navigasi dalam gelap adalah karena kumisnya. Bagaimana bisa?

Dikutip dari laman LiveScience, kumis kucing dapat memberikan informasi tentang arus udara yang berhubungan dengan letak benda-benda di sekitar tubuh kucing. Informasi ini diteruskan ke otak dan kucing akan mengetahui ke arah mana dia harus melangkah tanpa menabrak benda-benda tersebut.

4. Menunjukkan perasaan atau mood kucing
Tidak Boleh Dipotong, Ini 6 Fungsi Penting Kumis pada Kucing

Informasi tentang perilaku atau emosi kucing juga dapat diketahui dari kumisnya. Jika diperhatikan lebih lanjut, posisi kumis kucing akan berubah-ubah tergantung situasi yang sedang dialami kucing tersebut.

Dikutip dari Purina, disebutkan bahwa saat kucing sedang ketakutan, kumis akan cenderung datar, kaku, dan mengumpul di sekitar wajah. Kucing yang sedang waspada atau penasaran terhadap sesuatu akan mengarahkan kumisnya ke depan.

5. Kumis kucing sebagai salah satu indikator usia
Tidak Boleh Dipotong, Ini 6 Fungsi Penting Kumis pada Kucing

Ada berbagai cara untuk melakukan estimasi usia kucing. Kalau manusia akan beruban jika menjadi tua, bagaimana dengan kucing?

Dilansir Purina, seperti halnya pada manusia, semakin tua, kumis kucing akan berubah warna. Bukan memutih, melainkan menjadi abu-abu tua atau bahkan hitam. Tidak semua kucing akan mengalami hal ini, tetapi jika kamu menemukannya, sekarang sudah tahu artinya, ya?

6. Ini yang terpenting, kumis kucing tidak boleh dipotong!
Tidak Boleh Dipotong, Ini 6 Fungsi Penting Kumis pada Kucing

Kumis kucing adalah sensor sentuhan yang sensitif. Berdasarkan laporan dari VCA Hospitals, hampir 40 persen area sensoris yang ada di otak berkaitan dengan informasi yang diteruskan dari bagian tubuh yang ditumbuhi kumis. Oleh karena itu, kumis kucing tidak boleh dipotong karena menimbulkan rasa sakit dan kucing akan kehilangan sebagian besar kemampuan sensoris serta menjadi bingung.

Nah, sekarang sudah tahu kan fungsi penting kumis pada kucing? Mulai sekarang cobalah lebih berhati-hati saat bermain dan mengelus tubuh kucing agar tidak melukai kumisnya!