Benda-Benda Populer yang Ternyata Ditemukan oleh Anak-Anak

Benda-Benda Populer yang Ternyata Ditemukan oleh Anak-Anak

Benda-Benda Populer yang Ternyata Ditemukan oleh Anak-Anak – Anak adalah seorang lelaki atau perempuan yang belum dewasa atau belum mengalami masa pubertas. Anak juga merupakan keturunan kedua, di mana kata “anak” merujuk pada lawan dari orang tua.

Orang dewasa adalah anak dari orang tua mereka, meskipun mereka telah dewasa. Mungkin kita sering berpikir bahwa kehidupan anak-anak tak jauh dari bermain-main dan bersenang-senang.

Namun yang sering dilupakan ialah mereka juga memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi terhadap Club388 Indonesia sesuatu. Rasa keingintahuan anak-anak tersebut mampu membawa mereka menggagas ide-ide yang cukup cemerlang. Tak sedikit dari mereka sukses besar dalam menjadi penemu beberapa benda-benda yang kita kenal luas hari ini.

1. Trampolin
Penemuan 5 Benda Populer Ini Ternyata Diciptakan oleh Anak-Anak

Bermain dan lompat di atas trampolin memang sangat seru. Namun, apakah kamu tahu pencipta dari benda tersebut? Dia adalah seorang anak laki-laki berumur 16 tahun bernama George Nissen.

Dilansir Invention Land, George menciptakan trampolin pada tahun 1930. Ia mendapatkan ide tersebut setelah melihat pemain sirkus menampilkan aksi mereka dengan jatuh ke sebuah jaring. George berpikir tindakan itu akan lebih menarik jika mereka dapat terus melompat.

George kemudian mulai bekerja di garasi orangtuanya untuk mewujudkan idenya tersebut dan terciptalah benda yang sekarang kita kenal sebagai trampolin.

2. Lampu natal
Penemuan 5 Benda Populer Ini Ternyata Diciptakan oleh Anak-Anak

Menurut laman Mental Floss, dahulu ketika lampu listrik belum ada, orang-orang menghiasi pohon natal dengan lilin sungguhan. Namun, bahkan ketika lampu listrik telah ditemukan, orang-orang lebih memilih untuk tetap menggunakan lilin karena merasa lampu listrik berpeluang besar menyebabkan kebakaran.

Kemudian pada tahun 1917, seorang anak berusia 15 tahun, Albert Sadacca, berinisiatif untuk membuat masyarakat percaya dan tidak takut untuk menggunakan lampu listrik. Sadacca lalu mendapatkan ide untuk membuat satu set lampu natal dengan harga yang terjangkau. Penemuannya itu sukses menarik perhatian orang-orang.

3. Es loli
Penemuan 5 Benda Populer Ini Ternyata Diciptakan oleh Anak-Anak

Makanan manis yang satu ini dicipatakan pada tahun 1905. Great Business Schools mengungkapkan bahwa saat itu cuaca sangat dingin di San Francisco. Frank Epperson yang berusia 11 tahun meninggalkan sebuah gelas berisi air soda bubuk, air dan pengaduk di beranda rumahnya. Setelah semalaman, suhu udara yang rendah membekukan campuran dalam gelas tersebut.

Epperson tidak melakukan apa-apa dengan penemuannya itu, hingga tahun 1922, ia mulai mematenkan idenya tersebut dengan nama ‘Eppsicle’. Namun dia mengubah nama itu setelah banyak anak-anak yang menyebutnya ‘Popsicle’ atau es loli. Tiga tahun kemudian, penjualannya tersebut laris sukses hingga menembus angka 60 juta.

4. Penutup telinga
Penemuan 5 Benda Populer Ini Ternyata Diciptakan oleh Anak-Anak

Pada tahun 1873, Chester Greenwood yang baru berumur 15 tahun menciptakan earmuffs atau dalam bahasa indonesia disebut penutup telinga. Penemuan tersebut dimulai ketika ia merasa telinganya sangat dingin saat berseluncur di atas es. Ia berpikir bahwa menggunakan syal di kepala tidak terlalu membantu, sehingga ia memutuskan untuk menemukan solusi yang lebih baik.

Greenwood kemudian mulai merancang penutup telinga dengan beberapa rangka kawat. Ia lalu meminta neneknya untuk membungkus dan menjahit kulit berang-berang pada rangka tersebut, dan terciptalah sepasang penutup telinga pertama di dunia.

Greenwood memutuskan untuk mematenkan penemuan itu ketika ia berumur 19 tahun dan bahkan menjualnya kepada tentara selama Perang Dunia I, seperti dilaporkan Great Business Schools.

5. Braille
Penemuan 5 Benda Populer Ini Ternyata Diciptakan oleh Anak-Anak

Braille merupakan sistem tulisan sentuh yang digunakan oleh tuna netra dalam membaca. Penemuan penting ini diciptakan oleh Louis Braille ketika berusia 15 tahun.

Laman Invention Land mengatakan bahwa ketika Braille berumur 3 tahun, matanya mengalami infeksi parah yang membuatnya buta. Selama bertahun-tahun ia berjuang untuk membaca dengan meraba di atas huruf-huruf yang timbul. Ketika berusia 12 tahun, ia mempelajari metode komunikasi rahasia yang digunakan oleh militer Perancis yang berupa titik-titik.

Braille kemudian berinisiatif untuk menyederhanakan titik-titik yang timbul tersebut untuk digunakan dalam membaca dan pada tahun 1924, ia mempresentasikan karyanya itu. Hingga saat ini, braille digunakan oleh tuna netra di seluruh dunia.

Itulah beberapa penemuan yang diciptakan oleh anak-anak. Penemuan-penemuan tersebut sangat inspiratif dan membuktikan bahwa umur bukanlah halangan dalam menggagas sebuah ide.