Beberapa Pertanda Bahwa Kucing Sedang Sakit

Beberapa Pertanda Bahwa Kucing Sedang Sakit

Beberapa Pertanda Bahwa Kucing Sedang Sakit – Kucing adalah sejenis mamalia karnivora dari keluarga Felidae. Kata “kucing” biasanya merujuk kepada “kucing” yang telah dijinakkan, tetapi bisa juga merujuk kepada “kucing besar” seperti singa dan harimau. Kucing merupakan hewan yang ahli dalam menyembunyikan penyakit. Di alam liar, mereka melakukan hal ini untuk melindungi diri dari ancaman predator.

Kucing telah berbaur dengan kehidupan manusia paling tidak sejak 6.000 tahun SM, dari kerangka kucing di Pulau Siprus. Namun, kucing yang tinggal di dalam rumah juga memiliki kecenderungan yang sama untuk menghindari kerentanan. Karena alasan ini, para pemilik kucing sering tidak sadar jika hewan kesayangannya itu sakit.

Namun, sebagai pemilik kucing yang baik, kamu harus tahu jika ada yang tidak beres dengan mereka dan segera membawanya berobat. Untuk membantumu menyadari hal ini, berikut ini telah dirangkum dari laman poker88 asia live chat beberapa pertanda bahwa kucing sedang sakit.

1. Tiba-tiba makan lebih banyak
5 Pertanda Kucing Sedang Sakit, Cat Owner Harus Sadar

Banyak orang yang merasa khawatir saat kucing tiba-tiba tidak nafsu makan. Padahal, nafsu makan yang tiba-tiba meningkat juga bisa menjadi tanda mereka sedang tidak baik-baik saja.

Perubahan nafsu makan yang tiba-tiba dapat menunjukkan bahwa kucing memiliki masalah kesehatan dan memerlukan kunjungan ke dokter hewan. Kondisi ini bisa disebabkan karena adanya gangguan endokrin, seperti diabetes. Kemungkinan lain adalah hipertiroidisme atau masalah malabsorpsi nutrisi seperti kanker usus dan penyakit radang usus.

2. Perubahan buang air kecil
5 Pertanda Kucing Sedang Sakit, Cat Owner Harus Sadar

Perubahan buang air kecil pada kucing selalu penting untuk diperhatikan. Sebab, hal ini sering menunjukkan adanya masalah saluran kemih atau ginjal.

Jika kamu melihat perubahan frekuensi atau jumlah urine, buang air kecil yang tidak tepat, atau darah dalam urine, segera buat janji dengan dokter hewan. Jika kucing berusaha buang air kecil dan tidak ada yang keluar, ini mungkin merupakan keadaan darurat, terutama pada kucing jantan.

3. Bau mulut
5 Pertanda Kucing Sedang Sakit, Cat Owner Harus Sadar

Bau mulut atau halitosis pada kucing merupakan tanda adanya masalah pada gigi. Pemilik kucing mungkin tidak terlalu mengkhawatirkan halitosis ringan, tetapi tetap saja gigi kucing perlu segera diperiksa. Terlebih lagi, jika bau mulut mereka semakin parah. Ini artinya, kucing sedang mengalami kondisi yang darurat.

Perhatikan juga adanya air liur yang berlebihan dan pendarahan dari mulut. Jika kucing mengalami infeksi mulut, seluruh tubuhnya bisa terpapar bakteri dari area tersebut. Hal ini juga dapat menyebabkan masalah dengan jantung dan organ lainnya.

4. Ada perubahan pada suara
5 Pertanda Kucing Sedang Sakit, Cat Owner Harus Sadar

Mengeong adalah bagian penting untuk kucing berkomunikasi dengan manusia. Jadi, saat kucing sedang sakit, mereka mungkin menjadi lebih vokal dan suaranya pun bisa berubah.

Jika kucingmu biasanya cenderung pendiam, tetapi tiba-tiba banyak mengeong, mungkin kamu perlu segera mengunjungi dokter hewan. Begitu pula dengan sebaliknya. Jika kucingmu yang biasanya berisik tiba-tiba menjadi pendiam, ada baiknya untuk segera menghubungi dokter hewan.

Namun perlu diingat bahwa beberapa kucing memang pada dasarnya cenderung lebih vokal daripada yang lain. Jadi, hal ini tak selalu menandakan adanya penyakit. Amati gejala-gejala lain yang menyertainya agar kamu yakin.

5. Tidak menggunakan litter box dengan benar
5 Pertanda Kucing Sedang Sakit, Cat Owner Harus Sadar

Jika kucingmu tiba-tiba tidak membuang kotoran dan pipis dengan benar di litter box, jangan buru-buru memarahinya. Ketika kucing berhenti menggunakannya, alasan yang mendasarinya bisa karena masalah perilaku atau medis.

Alasan perilaku biasanya disebabkan oleh perubahan di dalam rumah yang menyebabkan stres. Contohnya pindah rumah, ada penghuni baru di rumah, kotoran kucing lain di litter box, atau mereka ingin menghabiskan lebih sedikit waktu dengan pemiliknya.

Masalah medis juga dapat menyebabkan kucing berhenti menggunakan litter box. Biasanya hal ini berupa radang sendi, kanker, sistitis interstisial kucing, batu ginjal, atau infeksi saluran kemih. Bawa kucing ke dokter hewan untuk menentukan apakah ada penyebab medis dari perilaku yang tidak biasa ini.