Beberapa Hewan Paling Berbahaya yang ada di Benua Afrika

Beberapa Hewan Paling Berbahaya yang ada di Benua Afrika

Beberapa Hewan Paling Berbahaya yang ada di Benua Afrika – Afrika adalah benua terbesar kedua di dunia dan kedua terbanyak penduduknya setelah Asia. Dengan luas wilayah 30.224.050 km² termasuk pulau-pulau yang berdekatan, Afrika meliputi 20,3% dari seluruh total daratan Bumi. Benua Afrika merupakan surganya bagi para pecinta hewan.

Dengan 800 juta penduduk di 54 negara, benua ini merupakan tempat bagi sepertujuh populasi dunia. Dengan populasi 1.3 miliar orang per tahun 2018, benua ini menyumbang sekitar 16% dari populasi manusia dunia. Berbagai jenis fauna unik tersedia di berbagai wilayah Afrika seperti okapi, shoebill, monyet guereza, mandrill, dan masih banyak lagi. Tak hanya itu, Benua Afrika juga dikenal memiliki flora yang tak kalah indah. 

Di sisi lain, ternyata beberapa hewan di Afrika juga diketahui sangat berbahaya dan bahkan telah membunuh banyak nyawa manusia. Pastinya, hal tersebut menjadi ancaman tersendiri bagi masyarakat di sana. Berikut ini deretan 5 hewan paling mematikan yang ada di Benua Afrika.

1. Nyamuk
5 Hewan Paling Mematikan yang Ada di Benua Afrika, Berbahaya!

Tak banyak yang menyangka bahwa nyamuk merupakan hewan yang paling mematikan di Benua Afrika, terutama di wilayah Sub Sahara Afrika. Hal tersebut tak lepas dari penyakit yang dibawa oleh nyamuk di sana yang dapat menyebabkan wabah yang mengerikan. Beberapa wabah di Afrika yang disebabkan oleh nyamuk antara lain virus Zika, demam kuning, virus West Nile, demam berdarah, hingga malaria.

Penyakit malaria sendiri merupakan penyakit yang paling jadi perhatian khusus bagi berbagai negara di Afrika. Bagaimana tidak, World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa Afrika merupakan rumah bagi 94 % kasus malaria di dunia pada tahun 2019. Tak sedikit pula penduduk Afrika yang tewas akibat wabah malaria yang tak kunjung usai setiap tahunnya.

2. Ular Puff Adder
5 Hewan Paling Mematikan yang Ada di Benua Afrika, Berbahaya!

Ada pula ular Puff Adder yang merupakan ular paling mematikan di Benua Afrika. Setidaknya, jenis hewan ini bertanggung jawab atas 32.000 kematian setiap tahunnya di wilayah tersebut. Selain populasinya yang banyak dan warna tubuhnya yang dapat mengelabuhi targetnya, bisa ular ini juga dikenal sangat mematikan.

Bisa ular ini dapat membunuh manusia dewasa hanya dalam sekali gigitan. Ular ini rata-rata memiliki panjang hanya satu meter walau memiliki kulit yang tebal.

3. Kuda nil
5 Hewan Paling Mematikan yang Ada di Benua Afrika, Berbahaya!

Walaupun merupakan hewan herbivora atau pemakan tumbuhan, kuda nil masuk menjadi salah satu hewan paling mematikan di Afrika. Dilansir Safaris Africana, diperkirakan terdapat 3000 kematian per tahunnya akibat hewan ini. Kuda nil sendiri merupakan hewan yang cukup sensitif jika berhadapan dengan manusia, apalagi manusia tersebut menunjukkan gerak-gerik yang membahayakan.

Tak hanya itu, gigi tajam dan badan yang sangat berat membuat hewan ini sangat berbahaya jika berpapasan dengan manusia. Tak heran jika hewan ini dijuluki sebagai hewan herbivora paling berbahaya di Afrika.

4. Gajah Afrika
5 Hewan Paling Mematikan yang Ada di Benua Afrika, Berbahaya!

Gajah Afrika memiliki berat yang mencapai 7000 kilogram dan menjadikan hewan tersebut sebagai salah satu hewan terberat di dunia. Jika sedang marah, gajah Afrika dapat menjadi hewan yang sangat mematikan, sekalipun itu bayi gajah.

Gajah Afrika dilaporkan telah menyebabkan tewasnya 500 nyawa menusia setiap tahun. Kebanyakan, manusia yang tewas akibat diinjak dan dihantam oleh gajah tersebut. Hewan ini sendiri mudah ditemukan di beberapa negara yang memiliki banyak persediaan air seperti Uganda, Kenya, dan Afrika Selatan.

5. Buaya Nil
5 Hewan Paling Mematikan yang Ada di Benua Afrika, Berbahaya!

Buaya Nil dapat ditemukan di sepanjang sungai di Benua Afrika. Buaya ini dikenal sangat agresif dan berbahaya saat berhadapan dengan manusia. Giginya yang tajam serta pergerakan yang cukup cepat membuat hewan ini masuk dalam daftar hewan yang paling mematikan di Afrika.

Hewan ini dipercaya bertanggung jawab atas kematian 300 orang setiap tahunnya. Tak hanya menyerang manusia, buaya Nil juga tak segan-segan menyerang hewan-hewan lainnya walau ukurannya jauh lebih besar darinya. Serangan-serangan yang dilakukan oleh buaya Nil sering dilakukan saat targetnya berada di tepi sungai atau tepi danau.

Serangan buaya Nil diketahui meningkat saat musim kemarau lantaran hewan tersebut membutuhkan lebih banyak energi di musim itu. Tak heran jika banyak masyarakat di sana yang menghindari untuk mendekati sungai atau danau pada musim kemarau.