Hal-hal Dalam Ilmu Sains yang Sering Disalahpahami Orang

Hal-hal Dalam Ilmu Sains yang Sering Disalahpahami Orang

Hal-hal Dalam Ilmu Sains yang Sering Disalahpahami Orang – Fisika adalah sains atau ilmu alam yang mempelajari materi beserta gerak dan perilakunya dalam lingkup ruang dan waktu, bersamaan dengan konsep yang berkaitan seperti energi dan gaya. Fisika adalah salah satu cabang ilmu sains yang mempelajari tentang teori, hipotesis, dan hukum fisik di alam semesta.

Sebagai salah satu ilmu sains paling dasar, tujuan utama fisika adalah memahami bagaimana alam semesta berkerja. Itu artinya, semua kajian sains yang ada di alam semesta, seperti gravitasi, alam, waktu, energi, dimensi, dan partikel, masuk dalam ranah fisika. Namun, nyatanya, tidak semua orang bisa memahami fisika dengan detail dan lugas.

Orang atau ilmuwan yang ahli dalam bidang fisika disebut sebagai ahli fisika atau fisikawan. Bahkan, masih ada hal-hal dasar yang dianggap sederhana namun justru disalahpahami oleh banyak orang. Nah, Dilansir dari laman idn poker mobile kali ini kita akan belajar sedikit tentang fisika. Penasaran, kan? Yuk, disimak!

1. Titik didih air
5 Hal Sederhana dalam Fisika yang Sering Disalahpahami, Apa Saja?

Tentu kamu sering memanaskan dan merebus air, bukan? Menurutmu, berapa derajat titik didih air itu? Yup, semua orang pasti akan menjawab 100 derajat Celcius dan jawaban ini sudah menjadi jawaban baku sejak dulu. Namun, ternyata anggapan tersebut tidak selalu benar dan malah mengarah pada kesalahpahaman. Menurut penjelasan dari Purdue University, titik didih air tidak bersifat konstan.

So, jangan heran jika kamu bisa lebih cepat mendidihkan air di wilayah pegunungan ketimbang di pantai. Bahkan, di wilayah dengan ketinggian di atas 5.000 meter dari permukaan laut, titik didih air hanya mencapai angka 75–80 derajat Celcius saja.

2. Gravitasi planet
5 Hal Sederhana dalam Fisika yang Sering Disalahpahami, Apa Saja?

Mungkin ada sebagian orang yang menganggap bahwa gravitasi hanyalah dimiliki oleh planet atau bintang. Sayangnya, anggapan ini justru salah kaprah. Benar bahwa planet dan bintang punya gravitasi sesuai massanya. Namun, gravitasi tidak hanya dimiliki oleh planet atau bintang.

Dilansir laman NASA, gravitasi merupakan gaya tarik menarik antara dua massa. Itu artinya, gaya tersebut ada di semua objek dan partikel apa pun yang ada di alam semesta kita. Sebuah butir pasir yang sangat kecil pun juga memiliki gravitasi, meskipun dengan angka yang sangat kecil.

3. Cahaya bintang
5 Hal Sederhana dalam Fisika yang Sering Disalahpahami, Apa Saja?

Pada dasarnya, bintang merupakan objek besar di alam semesta yang terdiri dari hidrogen dan helium. Karena komposisinya inilah bintang bisa menghasilkan cahayanya sendiri. Contohnya, bintang Matahari yang ada di tata surya kita yang selalu menghasilkan panas dan cahaya secara mandiri.

BBC Sky at Night Magazine dalam lamannya menjelaskan bahwa pada dasarnya, dengan melihat cahaya bintang, kita sebetulnya juga melihat “masa lalu”. Cahaya punya kecepatan 300 ribu km per detik, bintang meledak yang sangat jauh dari Bumi, cahayanya baru bisa dilihat saat ini dari Bumi. Gimana? Sudah paham, kan?

4. Radiasi
5 Hal Sederhana dalam Fisika yang Sering Disalahpahami, Apa Saja?

Ada anggapan umum bahwa semua radiasi itu berbahaya dan bahkan mematikan. Anggapan ini tidak sepenuhnya tepat. Dalam beberapa kasus, radiasi memang sangat berbahaya bagi organisme. Bahkan, ada radiasi yang bisa memicu radikal bebas penyebab sel kanker. Namun, tidak semua radiasi itu berbahaya. Banyak radiasi yang digunakan untuk berbagai macam kepentingan.

Menurut laman Departemen Kesehatan New York, di Amerika Serikat, rata-rata dosis radiasi dari berbagai sumber bisa mencapai 360 milirem per tahun. Radiasi terbanyak bisa didapatkan dari polusi udara, kimia, medis, dan bahkan paparan gelombang. Paparan radiasi pada angka 60 rem atau 60 ribu milirem akan menyebabkan dampak negatif pada organisme dan meningkatkan risiko kejadian kanker.

5. Berat dan massa
5 Hal Sederhana dalam Fisika yang Sering Disalahpahami, Apa Saja?

Berat dan massa tentu saja berbeda. Sayangnya, masih banyak orang yang menyamakan keduanya. Berat adalah satuan ukuran yang dipengaruhi oleh gaya tarik gravitasi. Sementara, massa adalah semua unsur yang ada dalam sebuah partikel atau objek. Misalnya, berat tubuhmu 60 kilogram, massa tubuh terdiri dari semua unsur fisik yang ada dalam tubuhmu.

Science Notes dalam lamannya menjelaskan bahwa massa benda tidak pernah nol, meskipun tidak ada gaya gravitasi. Sementara, berat bisa menjadi nol manakala tidak ada gaya gravitasi sama sekali. Ingat ya, berat adalah satuan ukuran yang ditentukan gravitasi, di sisi lain, massa merupakan unsur dan sifat intrinsik dari sebuah materi atau objek.