Fakta Sains tentang Indra Keenam yang Dimiliki oleh Hewan

Fakta Sains tentang Indra Keenam yang Dimiliki oleh Hewan

Fakta Indra Keenam yang Dimiliki oleh Hewan Dalam Sains – Hewan, binatang, fauna, margasatwa, atau satwa adalah organisme eukariotik  multiseluler yang membentuk kerajaan biologi Animalia. Dengan sedikit pengecualian, hewan mengonsumsi bahan organik, menghirup oksigen, dapat bergerak, bereproduksi secara seksual, dan tumbuh dari bola sel yang berongga, blastula, selama fase perkembangan embrio.

Dalam dunia fauna, kita sering mendengar istilah “indra keenam” yang berhubungan dengan kemampuan atau kelebihan dari hewan-hewan tersebut yang tidak bisa dilakukan oleh manusia.

Sebetulnya, dalam dunia hewan, apa yang dimaksud dengan indra keenam itu, ya? Apakah memang berkaitan dengan kemampuan super? Nah, kali ini kita akan membahasnya secara mendalam. Inilah beberapa fakta ilmiah tentang Daftar Club388 indra keenam yang dimiliki oleh hewan. Yuk, disimak!

1. Indra keenam yang dimiliki oleh hewan dapat diklasifikasikan sebagai naluri
5 Fakta Sains tentang Indra Keenam yang Dimiliki oleh Hewan

Mungkin kita pernah mendengar atau bahkan melihat tingkah laku aneh dari hewan sebelum bencana alam terjadi. Misalnya, migrasi burung secara masif dan tiba-tiba. Ada juga tingkah laku anjing dan kucing yang selalu gelisah sebelum sesuatu terjadi. Nah, rupanya, perilaku hewan-hewan tersebut merupakan naluri yang dibawa dalam peta genetik mereka.

Sebuah studi dan riset yang dicatat dalam Science Daily mencatat bahwa tingkatan naluri pada masing-masing spesies hewan sangat berbeda-beda. Hal ini berkaitan dengan jalur evolusi yang terjadi dalam rentang waktu sangat lama. Itu sebabnya, hewan bisa merasakan sesuatu secara lebih intens dibandingkan manusia, termasuk melihat hal-hal yang tak dapat ditangkap mata manusia, misalnya sinar UV.

2. Semua organisme biologis memiliki naluri untuk bertahan hidup
5 Fakta Sains tentang Indra Keenam yang Dimiliki oleh Hewan

Pada dasarnya, semua organisme biologis yang ada di dunia ini pasti memiliki naluri untuk bertahan hidup. Namun, meskipun begitu, pada akhirnya seleksi alam akan bekerja pada mereka yang sudah tidak sanggup lagi bertahan di alam. Beberapa kemampuan “super” yang dimiliki oleh organisme hidup merupakan bagian dari naluri dalam mempertahankan kehidupan mereka.

Itu sebabnya, dalam evolusi dikenal istilah survival of the fittest, yakni hanya mereka yang fit (adaptif) di alam yang bisa selamat dan melanjutkan populasi. Sebuah jurnal sains yang diterbitkan dalam NCBI mengungkap bahwa naluri merupakan program bawaan yang ada dalam tiap genetik pada organisme hidup. Di awal evolusi makhluk hidup pada miliaran tahun lalu, naluri bertahan hidup sudah ada pada spesies mikroorganisme purba.

3. Indra keenam atau naluri bisa didapatkan dari pengalaman dan proses belajar
5 Fakta Sains tentang Indra Keenam yang Dimiliki oleh Hewan

Laman sains Phys menulis bahwa ilmuwan dan ahli satwa juga berpendapat bahwa naluri bisa didapatkan dari proses belajar dan pengalaman dari masa ke masa. Tentu saja kemampuan hebat tersebut bisa diwariskan dari generasi ke generasi dalam sebuah populasi. Nah, uniknya, ada kaitan antara proses belajar tadi dengan informasi yang terdapat dalam untaian DNA makhluk hidup.

Pengalaman intens yang dialami oleh organisme, akan tersimpan dalam memori dan diajarkan berkala secara turun-temurun. Ini membuktikan bahwa sebetulnya hewan bisa dan selalu belajar akan pengalaman mereka, meskipun dalam tingkatan yang sangat sederhana. Kumpulan zebra di zaman modern, misalnya, sudah bisa merasakan kehadiran predator dengan lebih peka dibandingkan nenek moyangnya.

4. Naluri pada hewan bisa melahirkan empati
5 Fakta Sains tentang Indra Keenam yang Dimiliki oleh Hewan

Jangan salah, empati bukan hanya dimiliki oleh manusia saja. Faktanya, menurut studi dan penelitian, hewan pun juga memiliki empati. Perasaan inilah yang membuat hewan sosial sanggup menanggung hidup secara bersama-sama, dalam suka atau duka. Jurnal sains yang ditulis oleh The University of Western Australia mengungkap bahwa secara tegas hewan memiliki empati dan perasaan yang kompleks.

Hewan seperti gajah, anjing, kucing, burung, lumba-lumba, simpanse, dan bahkan serigala memiliki perasaan kompleks ini. Itu sebabnya, kawanan gajah akan saling melindungi satu sama lain. Begitu juga dengan kawanan serigala. Menurut ilmuwan bernama Dr. James C. Harris dari Universitas Johns Hopkins, empati pada hewan timbul sebagai bentuk atau mekanisme evolusioner untuk menjaga kohesi (hubungan tarik-menarik) sosial.

5. Jadi, apakah indra keenam bisa membuat banyak hewan memiliki kemampuan super?
5 Fakta Sains tentang Indra Keenam yang Dimiliki oleh Hewan

Ada banyak jenis spesies hewan yang dianggap memiliki kemampuan super. Kemampuan tersebut memang sangat unik dan tidak bisa dilakukan oleh manusia. Faktanya, masing-masing dari jenis hewan yang ada di alam pasti memiliki kemampuan tersebut sesuai dengan jenis dan ekosistemnya. Homo sapiens atau manusia juga punya kemampuan super, yakni kecerdasan yang jauh melebihi spesies apa pun di muka Bumi ini.

Jadi, jika ditanya apakah naluri bisa menghasilkan kemampuan super atau tidak, pertanyaan ini lebih tepat dijawab dengan bukti empiris di lapangan. Dalam sains, kemampuan super tersebut dianggap sebagai kemampuan unik yang biasa-biasa saja dan bisa dikembangkan oleh organisme apa pun tergantung pada jenis spesies dan ekosistemnya. Kemampuan unik itulah yang menjadi salah satu bukti sahih akan terjadinya evolusi pada tiap-tiap makhluk hidup.

Gak hanya manusia, fakta sains mengungkap mengenai indra keenam yang ada dalam dunia fauna atau hewan.