Beberapa Artefak Kuno Ini Belum Dapat Dijelaskan oleh Sains

Beberapa Artefak Kuno Ini Belum Dapat Dijelaskan oleh Sains

Beberapa Artefak Kuno Ini Belum Dapat Dijelaskan oleh Sains – Artefak merupakan benda arkeologi atau peninggalan benda-benda bersejarah, yaitu semua benda yang dibuat atau dimodifikasi oleh manusia yang dapat dipindahkan. Contoh artefak adalah alat-alat batu, logam dan tulang, gerabah, prasasti lempeng dan kertas, senjata-senjata logam, terracotta dan tanduk binatang.

Jika kalian googling “penemuan kuno misterius” atau “penemuan kuno yang tidak dapat dijelaskan,” kalian akan diarahkan ke lusinan situs yang mencantumkan artefak kuno yang sangat membingungkan. Beberapa jawabannya pasti berhubungan dengan perjalanan waktu, Iluminati, atau alien.

Meski para peneliti sudah mencoba memisahkan hoaks dari penemuan arkeologi yang sebenarnya, beberapa artefak kuno di bawah ini belum dapat dijelaskan oleh sains sepenuhnya. Apa sajakah artefak itu? Mari kita simak Daftar Club388 daftarnya di bawah ini.

1. Seismoskop Zhang Heng
Misterius, 7 Artefak Kuno Ini Belum Dapat Dijelaskan oleh Sains 

Tiongkok dikenal sebagai salah satu peradaban tertua di dunia. Dalam satu waktu ketika Dinasti Han memimpin Tiongkok, lahirlah seorang astronom bernama Zhang Heng. Sekitar tahun 132 M, ia membuat sebuah alat pendeteksi gempa pertama yang terbuat dari emas serta dihiasi oleh ornamen naga dan katak.

Melansir dari Britannica, proses penggunaannya adalah sebagai berikut: ketika gempa bumi terjadi, salah satu naga—yang masing-masing mewakili arah utama kompas—akan mengeluarkan bola perunggu ke dalam mulut katak yang akan menunjukkan arah gempa.

Ada klaim yang mengatakan kalau alat itu telah mendeteksi gempa yang berjarak empat ratus mil jauhnya. Namun sampai hari ini, tidak ada yang benar-benar tahu apa yang sebenarnya ada di dalam artefak itu.

Beberapa orang mengatakan kalau alat buatan Zhang Heng itu adalah sebuah sistem berbasis pendulum sederhana, meski sains modern masih melihatnya sebagai sebuah enigma yang belum terpecahkan sampai saat ini.

2. Cakram Phaistos
Misterius, 7 Artefak Kuno Ini Belum Dapat Dijelaskan oleh Sains 

Ada beberapa teori menarik seputar artefak ini, karena Cakram Phaistos sudah menjadi sebuah misteri sejak pertama kali ditemukan. Awalnya ditemukan pada tahun 1908 di Kreta, cakram tanah liat berdiameter 6 inci ini diperkirakan berasal dari sekitar tahun 1700 SM.

Cakram ini menampilkan 241 “kata” yang dibuat dari 45 simbol individu dan disusun dalam bentuk spiral. Beberapa peneliti awalnya mengira kalau cakram itu mungkin berisi “partitur,” himne, atau doa yang didedikasikan untuk dewa-dewi mereka.

Baru-baru ini, Dr. Gareth Owens bersama dengan ahli fonetik Universitas Oxford, Profesor John Coleman, berteori kalau cakram tersebut ditulis dalam aksara Minoan dan berisi panjatan doa untuk dewi-dewi Minoa pada masa itu. Teori ini belum final karena artefak ini masih terus diteliti oleh mereka.

3. Api Yunani
Misterius, 7 Artefak Kuno Ini Belum Dapat Dijelaskan oleh Sains 

Api Yunani telah mengundang rasa ingin tahu dari para sejarawan di era modern. Dibuat pada abad ke-7, proto-napalm ini biasa ditembakkan dari kapal, di mana apinya akan “melekat” pada tubuh dan tidak dapat dipadamkan dengan air.

Kekaisaran Romawi Timur (Bizantium) menggunakannya dengan penuh percaya diri untuk mengusir musuh-musuh mereka selama masa kejayaannya. Meski begitu, “resep” dari Api Yunani masih menjadi rahasia yang belum dapat dipecahkan oleh para ilmuwan modern.

4. Dodecahedra Romawi

Misterius, 7 Artefak Kuno Ini Belum Dapat Dijelaskan oleh Sains 

Kalian pasti sempat berpikir kalau artefak perunggu yang mirip seperti virus ini mungkin digunakan sebagai pemberat kertas atau tempat untuk menaruh lilin. Namun sampai saat ini, para peneliti masih belum tahu tentang kegunaan utama benda ini.

George Hart dari Universitas Stony Brook menyebut kalau lusinan dodecahedra telah ditemukan di seluruh Eropa, meski catatan Romawi tidak pernah menyebutkan kegunaannya. Beberapa peneliti pun berspekulasi kalau artefak ini digunakan sebagai tempat lilin, tempat bunga, instrumen survei, alat pengukur cincin jari, atau bahkan permainan dadu.

5. Mekanisme Antikythera
Misterius, 7 Artefak Kuno Ini Belum Dapat Dijelaskan oleh Sains 

Tidak seperti dodecahedra, para peneliti memiliki pendapat yang cukup bagus tentang artefak Romawi yang satu ini. Ditemukan di dasar laut pada tahun 1901, perangkat rumit itu kemungkinan besar dibuat sekitar akhir abad ke-2 SM.

Menurut sebuah penelitian yang dipublikasi di Nature, artefak ini digunakan untuk “menghitung dan menampilkan informasi astronomi, terutama siklus benda-benda langit seperti fase bulan dan kalender luni-solar.”

Namun tetap saja, para peneliti masih belum tahu siapa yang membuatnya, siapa yang menggunakannya, dan untuk apa tepatnya mereka menggunakannya. Para sejarawan yang skeptis mengatakan kalau Mekanisme Antikythera hanyalah bahan “daur ulang” yang akan dilebut untuk menjadi alat baru seperti kebanyakan alat perunggu pada masanya.

6. Pedang Ulfberht
Misterius, 7 Artefak Kuno Ini Belum Dapat Dijelaskan oleh Sains 

Ketika para arkeolog menemukan pedang Ulfberht, mereka terkejut karena teknologi yang dibutuhkan untuk menghasilkan logam murni seperti itu tidak ditemukan lagi sampai 800 tahun setelahnya. Pada tahun 2014, para arkeolog menemukan makam Viking dari abad ke-9 di wilayah Skandinavia. Makam itu diukir dengan tulisan Islam yang berarti “untuk/kepada Allah.”

Temuan ini membuat para peneliti mengita kalau “dua dunia” itu sudah terhubung di Abad Pertengahan, si mana penjelajah Muslim membagikan pengetahuan itu kepada bangsa Nordik. Namun, semua itu hanya teori karena asal-usul sebenarnya dari pedang tersebut masih belum diketahui.

Pada tahun 2020, ilmuwan Jerman menemukan bukti yang menunjukkan kalau pedang Ulfberht mungkin ditempa di Jerman alih-alih di Skandinavia. Mereka berpendapat kalau pedang ini mungkin pertama kali dibuat oleh bangsa Franka, bukan bangsa Viking.

7. Baja Damaskus
Misterius, 7 Artefak Kuno Ini Belum Dapat Dijelaskan oleh Sains 

Sekembalinya dari Perang Salib, banyak orang Eropa yang kebingungan ketika para pasukan Salib memberi tahu mereka tentang pedang yang dipakai oleh para pejuang Islam. Mereka mengaku kalau pedang itu dapat memotong kain di udara, “dibelokkan” dalam sudut 90 derajat, dan menahan pedang Eropa tanpa kerusakan sedikitpun.

Sampai abad ke-21, resep dari apa yang disebut sebagai baja Damaskus masih menjadi misteri. Tebakan terbaik adalah bahwa bilah pedangnya terdiri dari baja yang dibuat dengan melelehkan besi dengan materi tanaman. Namun, tidak ada yang tahu jenis baja khusus yang digunakan untuk menghasilkan pedang semacam itu.

Bagaimana menurut kalian? Apakah misteri yang menyelimuti artefak-artefak di atas akan terjawab di masa depan? Well, kita tunggu saja.